Institut Teknologi Bandung (ITB) bekerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah meresmikan fasilitas sumur bor air bersih yang siap diminum sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat.
Di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), dari total 127 desa, dua desa yang menjadi penerima manfaat program ini adalah Desa Alas di Kecamatan Kobalima Utara dan Desa Rabasa Haerain di Kecamatan Malaka Barat. Selain itu, lima desa lainnya di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) juga dijadikan prioritas dalam program penyediaan air bersih untuk kawasan 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) di wilayah timur Indonesia.
Kepala Desa Alas, Randy Berek, menyampaikan apresiasinya kepada para pihak yang mendukung program ini. Dalam keterangannya pada Selasa, 19 November 2024, ia mengucapkan terima kasih kepada ITB, Kemendes PDTT, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Malaka.
Randy berharap agar program ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi dilanjutkan untuk menjangkau masyarakat yang tinggal di perbukitan. "Setelah bantuan sumur bor air bersih ini, kami berharap ada tindak lanjut berupa perluasan jaringan air bersih ke wilayah yang belum mendapatkan akses, sehingga seluruh masyarakat dapat menikmati air bersih," tambahnya.
Berita terkait:
[ Ссылка ]
[ Ссылка ]
Ещё видео!